Mengapa Burung Tidak Kesetrum Saat Hinggap di Kabel Listrik? Ini Penjelasan Sederhananya -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Mengapa Burung Tidak Kesetrum Saat Hinggap di Kabel Listrik? Ini Penjelasan Sederhananya

Berita Bersatu
10 Juni 2026

Mengapa Burung Tidak Kesetrum Saat Hinggap di Kabel Listrik? Ini Penjelasan Sederhananya


PINRANG, BB – Pemandangan burung yang bertengger santai di atas kabel listrik sering kali menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Banyak orang penasaran mengapa burung dapat berdiri di atas kabel bertegangan tinggi tanpa tersengat listrik, sementara manusia berisiko mengalami sengatan listrik yang berbahaya jika menyentuh jaringan listrik.


Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang cukup sederhana. Kuncinya terletak pada cara arus listrik mengalir dan adanya perbedaan tegangan listrik.


Secara prinsip, arus listrik hanya akan mengalir apabila terdapat perbedaan tegangan antara dua titik yang dihubungkan oleh suatu penghantar. Ketika seekor burung hinggap pada satu kabel listrik, kedua kakinya berada pada titik dengan tegangan yang sama. Karena tidak ada perbedaan tegangan pada tubuh burung, arus listrik tidak mengalir melalui tubuhnya.


Dengan kata lain, tubuh burung tidak menjadi bagian dari rangkaian listrik yang memungkinkan arus mengalir. Oleh sebab itu, burung dapat bertengger di satu kabel tanpa mengalami sengatan listrik.


### Kapan Burung Bisa Kesetrum?


Meskipun aman saat berada pada satu kabel, burung tetap dapat tersengat listrik dalam kondisi tertentu. Risiko muncul apabila burung menyentuh dua titik yang memiliki tegangan berbeda secara bersamaan.


Sebagai contoh, apabila sayap burung menyentuh kabel lain yang memiliki tegangan berbeda, atau menyentuh bagian tiang yang terhubung ke tanah saat masih berada di kabel listrik, maka tubuh burung akan menjadi jalur aliran arus listrik. Dalam kondisi tersebut, arus dapat mengalir melalui tubuh burung dan menyebabkan sengatan yang berbahaya.


Prinsip yang sama juga berlaku pada manusia. Seseorang akan mengalami sengatan listrik ketika tubuhnya menjadi jalur bagi arus untuk mengalir dari satu titik tegangan ke titik lainnya.


### Mengapa Manusia Lebih Berisiko?


Berbeda dengan burung yang hanya menyentuh satu kabel, manusia umumnya berdiri di atas tanah. Ketika seseorang menyentuh kabel bertegangan, tubuh dapat menjadi penghubung antara kabel dan tanah yang memiliki potensial listrik berbeda.


Akibatnya, arus listrik akan mengalir melalui tubuh menuju tanah. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan sengatan listrik, luka bakar, hingga kecelakaan fatal.


Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak pernah menyentuh jaringan listrik secara langsung, memanjat tiang listrik, atau melakukan aktivitas di dekat jaringan listrik tanpa prosedur keselamatan yang memadai.


### Pentingnya Memahami Keselamatan Kelistrikan


Pengetahuan mengenai cara kerja listrik tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan. Banyak kecelakaan kelistrikan terjadi akibat kurangnya pemahaman terhadap risiko yang ada di sekitar jaringan listrik.


Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik, tidak menerbangkan layang-layang di dekat kabel listrik, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.


Fenomena burung yang tidak kesetrum di kabel listrik menjadi contoh sederhana bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjelaskan kejadian yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Di balik pemandangan yang tampak biasa, terdapat prinsip dasar kelistrikan yang menarik untuk dipahami sekaligus penting untuk keselamatan bersama. (**)