![]() |
| Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Gerak Cepat Perbaiki Jembatan yang dikekuhakan warga |
Malang, BB – Keluhan warga di wilayah Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, terkait kondisi jembatan penghubung yang permukaannya bergelombang dan rusak parah akhirnya mendapatkan tanggapan nyata dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang.
Jembatan yang menjadi jalur utama akses masyarakat sehari-hari ini dinilai membahayakan pengendara, baik roda dua maupun roda empat.
Selama berbulan-bulan, warga mengeluhkan permukaan aspal yang tidak rata, bahkan hampir berlubang, banyak bagian yang terkelupas, dan bergelombang cukup tinggi.
Kondisi ini memaksa pengendara harus melaju sangat pelan untuk menghindari kecelakaan, bahkan sering terjadi kerusakan ringan pada kendaraan.
"Kami sudah lama mengeluh, lewat sini rasanya tidak nyaman dan takut jatuh, apalagi saat hujan jalan makin licin. Untungnya sekarang didengar," ujar Sutrisno, salah seorang warga setempat.
Merespons hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang langsung bergerak cepat. Tim teknis turun ke lokasi untuk melakukan survei dan penilaian kerusakan, lalu segera memulai pekerjaan perbaikan.
"Kami menerima laporan dan aspirasi warga, sehingga langsung menindaklanjuti. Perbaikan ini meliputi perataan seluruh komponen dalam dan permukaan, mengganti besi tulang yang rusak ,pengupasan lapisan aspal yang rusak, hingga penggantian dengan lapisan baru yang lebih tebal dan kuat. Kami pastikan strukturnya semua Baru aman dan tahan lama."jelas Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Lusuma, S.T., M.T.. memberikan pernyataan, Senin (8/6/2026).
Pekerjaan perbaikan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan selesai dalam waktu kuranglebih satu bulan ke depan. Selama proses berlangsung, petugas lapangan juga mengatur arus lalu lintas agar tetap aman.
Warga lainnya, Siti Aminah, menyambut baik langkah ini "Terima kasih atas perhatiannya. Nanti kalau sudah selesai, kami bisa berpergian dan mengangkut hasil tani dengan lebih lancar dan aman."urainya.
Pihak Dinas PU juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama masa perbaikan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
"Jalur atau jembatan yang diperbaiki ini adalah ruas yang hitam baik bagi warga sekitar ataupun para wisatawan yang hendak menuju wisata yang terletak di gunung Kawi, yakni wisata religi pesarehan, Lembah Indah dan wisata desa lainnya,untuk itu kami prioritaskan perbaikannya,"tegas Khairul. (Yanti)


