![]() |
|
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Keberlangsungan roda pemerintahan desa yang efektif menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sinjai. Untuk mengisi kekosongan jabatan, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, resmi melantik dan mengambil sumpah tujuh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pergantian Antar Waktu (PAW) Kecamatan Tellulimpoe, Senin (22/6/2026) siang.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Tellulimpoe ini melibatkan anggota BPD PAW dari lima desa, yaitu, Desa Bua, Desa Pattongko, Desa Sukamaju, Desa Samaturue, dan Desa Kalobba
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai Andi Tenri Rawe, Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Janwar, Camat Tellulimpoe, serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa status "Pergantian Antar Waktu" sama sekali tidak mengurangi bobot tanggung jawab yang diemban. Anggota BPD yang baru dilantik memiliki peran krusial dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan desa.
"Tentu hari ini saya berharap kepada kita semua, walaupun ini sifatnya antar waktu, tapi akan menghadirkan kinerja terbaik dengan segala keikhlasan dan tanggung jawab yang melekat di pundak," ujar Ratnawati.
"Sebagaimana yang telah diucapkan, Allah mendengar janji dan sumpah saudara," tambahnya mengingatkan.
Bupati perempuan pertama di Bumi Panrita Kitta ini juga berpesan agar jabatan ini dijaga dengan penuh integritas dan dedikasi, murni demi kepentingan masyarakat luas.
Sebagai mitra strategis kepala desa, anggota BPD dituntut untuk segera beradaptasi. Ratnawati meminta mereka langsung membangun komunikasi yang kuat, baik dengan pemerintah desa maupun internal BPD, guna menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penyaluran aspirasi.
Ada dua poin penting yang ditekankan Bupati Sinjai untuk kemajuan desa ke depan, yakni Kolaborasi Kuat antara pemerintah desa dan BPD adalah kunci utama mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan, serta didorong untuk jeli melihat potensi desa masing-masing agar mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Menutup sambutannya, Bupati Ratnawati memberikan peringatan menyentuh hati mengenai esensi dari sumpah jabatan yang baru saja diikrarkan.
"Anggota BPD yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya kiranya menghayati betul apa yang telah saudara ucapkan di hadapan Allah SWT, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, serta stakeholder terkait. Oleh karena itu, saudara harus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Dengan dilantiknya ketujuh anggota BPD PAW ini, diharapkan fungsi check and balance di tingkat desa semakin optimal, sekaligus memicu lahirnya program-program inovatif yang menjawab langsung kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sinjai. (Ads)


