Kwarda Pramuka Jatim Gelar Seminar Mental Sehat di Jember, Gandeng UNUSA Buka Jalur Khusus Kedokteran -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kwarda Pramuka Jatim Gelar Seminar Mental Sehat di Jember, Gandeng UNUSA Buka Jalur Khusus Kedokteran

Berita Bersatu
19 Mei 2026

Kwarda Pramuka Jatim Gelar Seminar Mental Sehat


BERITABERSATU, JEMBER -- Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar kegiatan  Seminar bertajuk “Sehat Mental Cerdas Berprestasi” di Padepokan Arum Sabil, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada Selasa (19/05/2026). 


Acara ini dihadiri secara lengkap oleh perwakilan dari 38 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur.Selain sesi seminar, kegiatan hari ini juga menandai terjalinnya kerja sama strategis antara Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur dengan Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai jalur prestasi bagi anggota Pramuka untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Proses penandatanganan dilakukan secara resmi oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil S.P., S.H., M.KL., bersama Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA.

 

Acara ini juga diisi dengan kegiatan yang bernilai produktif dan berwawasan lingkungan. Sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, panitia membagikan bibit tanaman unggulan berupa bibit pisang Kirana Emas dan bibit kelapa Pandanwangi kepada seluruh perwakilan Kwarcab yang hadir. Penyaluran bibit ini diharapkan dapat dikembangkan di berbagai wilayah di Jawa Timur, sekaligus menjadi sarana pembelajaran pertanian bagi para anggota Pramuka di tingkat cabang maupun gugus depan.

 

Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, H.M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata transformasi gerakan Pramuka. Menurutnya, persepsi masyarakat yang selama ini menganggap Pramuka hanya identik dengan kegiatan baris-berbaris semata harus diluruskan. Lebih dari sekadar kegiatan lapangan, Pramuka harus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan yang ada, termasuk di dalamnya adalah penguatan kesehatan mental dan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh.

 

“Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk mental yang kuat bagi generasi muda di Jawa Timur. Dari 38 Kwartir Cabang yang hadir hari ini, semuanya harus menjadi rumah besar dalam pembentukan karakter. Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga kokoh mentalnya, cerdas akalnya, dan berprestasi dalam berbagai bidang,” tegas Arum Sabil di hadapan para peserta.

 

Ia menambahkan, nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan kepramukaan sangat lengkap dan relevan dengan kebutuhan zaman, meliputi kedisiplinan tinggi, kepedulian sosial yang luas, ketangguhan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan, semangat produktivitas, serta kesiapan untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa. Arum Sabil juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, khususnya Fakultas Kedokteran, atas terjalinnya kolaborasi yang dinilai sangat berharga dan membawa dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai kepramukaan.

 

Sementara itu, Ketua YARSIS yang juga mantan Menteri Pendidikan Nasional periode 2009–2014, Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA, dalam sambutannya mengawali kegiatan dengan simbolis penyerahan bantuan bibit tanaman sebanyak 1.965 batang. Bibit tersebut terdiri dari jenis kelapa Pandanwangi dan pisang Mas Kirana, yang diserahkan kepada Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Jawa Timur yang turut hadir mendukung kegiatan tersebut.

 

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Arum Sabil atas kesempatan yang diberikan untuk memanfaatkan Padepokan Arum Sabil sebagai ruang kolaborasi, pembelajaran, dan pengembangan potensi generasi muda. Lebih lanjut, Mohammad Nuh menjelaskan bahwa agenda utama pertemuan hari ini adalah memperkuat kerja sama antara Kwarcab se-Jawa Timur dengan UNUSA, dengan fokus utama membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, terutama menuju Fakultas Kedokteran dan fakultas lainnya di lingkungan kampus tersebut.

 

“Hari ini bukan sekadar acara sosialisasi biasa, tetapi kami membuka akses nyata. Anak-anak Pramuka kini memiliki jalur khusus, jalur prestasi, untuk melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran maupun jurusan-jurusan unggulan lainnya di UNUSA. Berbagai skema telah kami siapkan untuk mendukung hal ini, mulai dari pemberian beasiswa, keringanan biaya pendidikan, hingga jalur penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri yang mengutamakan rekam jejak kepramukaan. Tujuannya jelas, agar kader-kader Pramuka dapat terus melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan menjadi tenaga ahli yang dibutuhkan bangsa,” ungkap Mohammad Nuh.

 

Ia juga menekankan adanya kesamaan visi yang kuat antara gerakan Pramuka dan Nahdlatul Ulama, di mana keduanya memiliki tugas utama dalam kemanusiaan, serta memiliki semangat yang sama dalam mencintai bangsa dan tanah air. Kolaborasi ini diyakini akan memperkuat langkah kedua belah pihak dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berbakti kepada masyarakat.

 

Di akhir rangkaian kegiatan, Arum Sabil kembali menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kesempatan berharga yang diberikan kepada anggota Pramuka untuk dapat mengenal, mendalami, dan merintis jalan menuju ilmu pengetahuan kesehatan. Ia menegaskan bahwa profesi dokter dan tenaga kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dicapai, melainkan memerlukan proses belajar yang panjang, ketekunan, serta dedikasi yang tinggi.

 

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir generasi muda Pramuka Jawa Timur yang tidak hanya kuat secara karakter dan mental, tetapi juga unggul dalam bidang akademik. Kami ingin mencetak kader yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik melalui profesi di bidang kesehatan maupun bidang lainnya, sebagai wujud pengabdian nyata dari gerakan Pramuka untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” pungkas Arum Sabil mengakhiri acara yang berjalan penuh semangat dan harapan tersebut. (Tahrir