![]() |
| Biddokkes Polda Sulsel sosilisasi kesehatan di Polres Sinjai |
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Kesehatan personel kepolisian merupakan aset krusial dalam menjaga stabilitas keamanan. Menyadari hal tersebut, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi kesehatan preventif di Aula Parama Satwika Mapolres Sinjai, Selasa pagi (19/5/2026).
Mengangkat tema “Rokok Sebagai Faktor Risiko Penyakit Tuberculosis (TBC), Kerusakan Paru dan Dampaknya terhadap Produktivitas”, kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat utama, personel Polres Sinjai, hingga perwakilan Polsek jajaran.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakapolres Sinjai, Kompol Tamar, S.Sos., yang mewakili Kapolres Sinjai. Dalam sambutannya, Kompol Tamar menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Biddokkes Polda Sulsel atas edukasi vital ini.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel dapat memahami bahaya merokok terhadap kesehatan, khususnya risiko penyakit paru dan TBC. Ini penting agar kita semua lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungan kerja,” ujar Kompol Tamar.
Di tempat terpisah, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH., turut memberikan dukungannya. Ia menegaskan bahwa fisik yang sehat adalah modal utama pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kesehatan personel adalah aset penting dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan. Pengetahuan tentang bahaya merokok dan risiko TBC ini harus menjadi motivasi kita bersama untuk mulai menghindari kebiasaan yang merugikan kesehatan,” tegas AKBP Jamal Fathur Rakhman.
Tim Biddokkes Polda Sulsel hadir dipimpin oleh Ahli Madya 2 Biddokkes, Pembina TK I dr. Muhammad Ridho, M.Kes., selaku narasumber utama, didampingi Kaur Yankes Biddokkes, AKP H. Syahur, A.Md.Kep., SKM.
Dalam paparannya, dr. Muhammad Ridho dan AKP H. Syahur mengupas tuntas bagaimana kebiasaan merokok secara drastis menurunkan sistem imun tubuh. Hal inilah yang membuka celah besar bagi penularan serta kekambuhan penyakit Tuberculosis (TBC).
“Kebiasaan merokok tidak hanya merusak paru-paru secara personal, tetapi juga berdampak langsung pada penurunan produktivitas kerja. Rokok memperbesar risiko gangguan pernapasan. Oleh karena itu, mari terapkan pola hidup sehat demi menjaga kondisi fisik tetap prima,” jelas tim pemateri di hadapan peserta.
Pantauan di lokasi menunjukkan jalannya acara berlangsung tertib namun interaktif. Personel Polres Sinjai tampak antusias memanfaatkan sesi diskusi dan tanya jawab untuk berkonsultasi langsung mengenai kesehatan paru-paru.
Sosialisasi ini merupakan agenda rutin Biddokkes Polda Sulsel sebagai langkah preventif (pencegahan). Output yang diharapkan dari kegiatan ini bukan sekadar pengetahuan, melainkan perubahan gaya hidup nyata bagi seluruh personel.
Dengan tubuh yang sehat dan bebas dari asap rokok, Polres Sinjai siap terus memberikan pelayanan yang optimal, profesional, dan humanis kepada masyarakat Bumi Panrita Kitta. (**)


