Wakil Bupati Bone Buka Seminar Pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Wakil Bupati Bone Buka Seminar Pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional

Berita Bersatu
06 April 2026

 Wakil Bupati Bone saat membuka Seminar Pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional


BERITABERSATU.COM, BONE — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka secara resmi Seminar Pengusulan Calon Pahlawan Nasional La Pawawoi Karaeng Sigeri, Raja Bone XXXI, dalam rangka Hari Jadi Bone (HJB) ke-696. Kegiatan tersebut digelar di Gedung PKK Kabupaten Bone, Selasa (7/4/2026).


Seminar ini menjadi bagian penting dalam proses pengusulan La Pawawoi Karaeng Sigeri sebagai Pahlawan Nasional. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kajian akademik serta menggalang dukungan dari berbagai pihak terhadap tokoh bersejarah asal Bone tersebut.


Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh, antara lain Ketua Dewan Adat sekaligus perwakilan keluarga besar La Pawawoi Karaeng Sigeri, Andi Baso Hamid; Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. A. Ima Kesuma, M.Pd; Ketua Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah se-Indonesia, Prof. Dr. Bahri, M.Pd; Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone; Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat; serta undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan bahwa pengusulan tersebut merupakan langkah strategis dan memiliki nilai penting bagi daerah.


“Pengusulan ini bukan sekadar bentuk penghargaan kepada tokoh, tetapi juga sebagai upaya memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Bone,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa proses pengusulan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, baik dari sisi akademik, administratif, maupun dukungan moral.


“Kami berharap melalui seminar ini dapat dihasilkan rekomendasi yang kuat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan hingga ke tingkat nasional,” tambahnya.


Seminar ini juga dinilai berkontribusi dalam meningkatkan literasi sejarah masyarakat serta memperkuat jati diri daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya dan perjuangan para pendahulu.


Momentum Hari Jadi Bone ke-696 menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan perjalanan sejarah daerah sekaligus memperkuat komitmen dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Bone yang maju, mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.


Laporan : Suparman Warium