![]() |
| Umat Hindu Luwu Utara Gelar Melasti Massal di Pantai Seta-Seta Sambut Hari Raya Nyepi 2026 |
BERITABERSATU, LUWU UTARA — Ratusan umat Hindu di Kabupaten Luwu Utara menggelar ritual Melasti Massal di Pantai Seta-Seta, Desa Poreang, Kecamatan Tanalili, sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, tahun 2026.
Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dengan dipimpin para pemangku adat dan tokoh agama Hindu. Dalam ritual ini, umat Hindu melakukan penyucian diri sekaligus alam semesta sebagai persiapan spiritual sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.
Dalam ajaran Hindu, upacara Melasti memiliki makna mendalam sebagai proses pembersihan lahir dan batin. Ritual ini melambangkan penyucian Bhuana Alit, yakni jiwa dan raga manusia, serta Bhuana Agung, yaitu penyucian alam semesta dari berbagai unsur negatif.
Air laut di tepi Pantai Seta-Seta digunakan sebagai simbol pembersihan dan penyucian spiritual dalam prosesi tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama Wakil Bupati Jumail Mappile. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di wilayah tersebut.
Bupati Andi Abdullah Rahim menyampaikan apresiasi kepada umat Hindu yang melaksanakan ritual Melasti dengan penuh khidmat. Ia menilai pelaksanaan Melasti tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan bulan suci Ramadan, saat umat Muslim juga tengah menjalankan ibadah puasa.
“Momentum ini menunjukkan bahwa masyarakat Luwu Utara hidup dalam semangat toleransi, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta toleransi antarumat beragama semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Kabupaten Luwu Utara tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan harmonis. (Kaisar)


