Turun Langsung ke Ladang, Bupati Ratnawati Arif Pimpin Panen Raya Jagung di Sinjai Tengah -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Turun Langsung ke Ladang, Bupati Ratnawati Arif Pimpin Panen Raya Jagung di Sinjai Tengah

Berita Bersatu
11 Februari 2026

Bupati Ratnawati Arif Pimpin Panen Raya Jagung di Sinjai Tengah

 

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Kabupaten Sinjai kembali membuktikan taringnya sebagai lumbung pangan potensial di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Ratnawati Arif, sektor pertanian menunjukkan geliat signifikan yang puncaknya terlihat saat hamparan hijau di Dusun Topisi, Desa Mattunreng Tellue, berubah menjadi emas pada gelaran panen raya jagung hibrida, Rabu (11/2/2026).


Langkah kaki Bupati perempuan pertama di Sinjai ini di antara batang-batang jagung yang menjulang bukan sekadar seremoni. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh pemerintah terhadap keringat para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Samaenre. Bagi Ratnawati, keberhasilan panen ini adalah manifestasi nyata dari sinergi antara kebijakan pemerintah dan etos kerja masyarakat lokal dalam mewujudkan kedaulatan pangan.


Dalam suasana penuh kehangatan bersama para petani, Bupati Ratnawati Arif memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi warga Desa Mattunreng Tellue. Beliau menegaskan bahwa jagung hibrida bukan sekadar komoditas, melainkan instrumen penting dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan secara langsung di tingkat desa.


“Ini adalah hasil dari kerja keras dan semangat para petani. Pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan produksi pertanian agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujar Hj. Ratnawati Arif dengan nada optimis di sela-sela prosesi panen.


Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kemandirian pangan tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pendampingan teknis hingga pengamanan ketersediaan pupuk dan bibit unggul. Beliau memandang desa sebagai pilar strategis yang memegang kunci pertumbuhan ekonomi daerah secara makro melalui penguatan sektor hulu.


“Pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus bersinergi dalam menjaga kesinambungan produksi pangan. Desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya mempertegas komitmen pemerintah.


Senada dengan visi Bupati, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sinjai, H. Kamaruddin, menjelaskan bahwa pemilihan jagung hibrida merupakan langkah taktis. Komoditas ini dipilih karena daya adaptasinya yang kuat dan nilai jual yang kompetitif di pasar nasional. Menurutnya, dengan sentuhan teknologi dan pengelolaan yang tepat, pendapatan petani dipastikan akan melonjak dibanding musim-musim sebelumnya.


Keberhasilan di Dusun Topisi ini diharapkan menjadi efek domino bagi wilayah lain di Sinjai. Dengan dukungan penuh dari Bupati yang turun langsung ke lapangan, para petani kini memiliki suntikan semangat baru untuk menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai kiblat produksi jagung hibrida yang berkelanjutan dan menyejahterakan. (Ads)