![]() |
| Dorong Digitalisasi, Bupati Bone Luncurkan Aplikasi PADE Beramal e-BMD dan e-Perjadin |
BERITABERSATU.COM, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran aplikasi PADE Beramal e-BMD dan e-Perjadin oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Rabu (11/2/2026).
Peluncuran dilakukan dalam agenda High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bone yang digelar di Hotel Helios Bone, Kota Watampone. Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M.
Aplikasi PADE Beramal e-BMD dirancang untuk mengelola data Barang Milik Daerah (BMD) secara elektronik, sedangkan e-Perjadin merupakan sistem digital untuk pengelolaan administrasi perjalanan dinas. Kehadiran dua aplikasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan aset dan administrasi pemerintahan di lingkungan Pemkab Bone.
Melalui e-BMD, proses pendataan, penatausahaan, hingga pengawasan aset daerah dilakukan secara lebih tertib dan terintegrasi. Sementara itu, e-Perjadin memfasilitasi perencanaan, persetujuan, hingga pelaporan perjalanan dinas secara digital dan terdokumentasi dengan baik.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung penuh implementasi sistem digital tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan digitalisasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan juga komitmen dan konsistensi para pengguna.
“Keberhasilan sistem ini sangat ditentukan oleh komitmen kita bersama. Mari jadikan momentum ini untuk membawa Bone lebih baik dan lebih digital,” ujar Andi Asman.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa Kabupaten Bone mampu sejajar dengan daerah lain yang telah lebih dahulu menerapkan sistem digital dalam tata kelola pemerintahan. Selain itu, Bupati mendorong ASN memanfaatkan layanan perbankan digital, khususnya mobile banking Bank Sulselbar, dalam setiap transaksi kedinasan guna mendukung ekosistem transaksi non-tunai di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Sulselbar termasuk Kepala Cabang Bone, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone, Penjabat Sekretaris Daerah Bone, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Bone.
Peluncuran aplikasi ini diharapkan menjadi tonggak percepatan digitalisasi di Kabupaten Bone sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi.
Laporan: Suparman Warium


