![]() |
| penguatan kapasitas leadership spiritual bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulsel |
BERITABERSATU.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Selatan terkait penguatan kapasitas leadership spiritual bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulsel.
Tindak lanjut tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Ruang Command Centre BPSDM Provinsi Sulsel, Jalan Opu Daeng Siradju, Makassar.
Rapat ini merupakan kelanjutan dari arahan Gubernur Sulawesi Selatan yang disampaikan dalam kegiatan coffee morning bersama seluruh pejabat manajerial Pemprov Sulsel pada 5 Januari 2026.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kepemimpinan spiritual sebagai bagian dari implementasi budaya kerja ASN Ber-AKHLAK, sekaligus upaya membangun kepemimpinan yang berintegritas, beretika, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Kesepakatan itu meliputi konsep dan pola pelaksanaan kegiatan, skema kepesertaan, penyusunan struktur materi pelatihan, penetapan jumlah hari pelaksanaan, hingga penanggung jawab masing-masing klaster kegiatan.
Selain itu, rapat juga menyepakati waktu dan lokasi pelaksanaan kegiatan secara final, termasuk pola penganggaran serta pembagian peran antarperangkat daerah yang terlibat.
“Penguatan kepemimpinan ini tidak hanya berorientasi pada aspek manajerial, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, dan spiritualitas ASN,” kata Prof. Jufri dalam pembahasan rapat tersebut.
Rapat koordinasi juga menyepakati mekanisme evaluasi pembelajaran yang mencakup pre-test, post-test, serta setoran hafalan sebagai bagian dari penguatan nilai, kedisiplinan, dan internalisasi budaya kerja ASN. Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan kegiatan, dibentuk pula tim kerja lintas perangkat daerah yang dilengkapi dengan penetapan person in charge (PIC) untuk setiap agenda kegiatan.
Hasil kesepakatan rapat tersebut akan dituangkan dalam Berita Acara Rapat dan diperkuat melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Tim Kerja Kegiatan.
“Bagaimana kegiatan ini kita bahas poin-poin penting berdasarkan arahan bapak Gubernur sejak 5 Januari 2026 lalu,” lanjut Prof. Jufri.
Ia menambahkan bahwa BPSDM akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai arahan Gubernur Sulawesi Selatan dan hasil rapat koordinasi tersebut.
“Nanti kegiatan akan dilaksanakan di Asrama Haji Sudiang mulai dari 22–28 Februari 2026. Ini merupakan penguatan leadership spiritual ASN Ber-AKHLAK dan Juz 30 untuk ASN dan pejabat struktural lingkup Pemprov Sulsel, terutama kepala sekolah dan guru,” jelasnya.
Dukungan lintas perangkat daerah juga mengemuka dalam rapat tersebut. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung aspek publikasi dan dokumentasi kegiatan.
Kabid Humas Pemprov Sulsel, Fitra, menegaskan komitmen tersebut.
“Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Sulsel sesuai arahan pak Gubernur dan Kadis Kominfo siap memback up publikasi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Fitra yang juga merupakan mantan Kepala Bagian Humas Protokol Kabupaten Toraja Utara serta mantan Kepala Dinas Kominfo Toraja Utara ini menilai publikasi yang optimal menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program penguatan leadership spiritual ASN.
Adapun perangkat daerah yang diundang dalam rapat koordinasi ini antara lain Badan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat Daerah, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Umum, Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Rapat dihadiri oleh perwakilan Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Kominfo-SP, Dinas Pendidikan, serta BPKAD Pemprov Sulsel. Staf Khusus Gubernur Sulsel Rahmat Hidayat, perwakilan Biro Umum, dan perwakilan Inspektorat Pemprov Sulsel turut hadir, sementara Staf Khusus Gubernur Sulsel Irwan, ST, mengikuti rapat secara virtual.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov Sulsel dalam membangun kepemimpinan ASN yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai moral serta spiritual, guna mendukung tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)


