Aliansi Perlawanan Rakyat Gelar Aksi Besar di Luwu Utara, Desak Pembentukan Provinsi Luwu Raya -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Aliansi Perlawanan Rakyat Gelar Aksi Besar di Luwu Utara, Desak Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Berita Bersatu
29 Desember 2025

Aliansi Perlawanan Rakyat Gelar Aksi Besar di Luwu Utara, Desak Pembentukan Provinsi Luwu Raya


BERITABERSATU.COM, LUWU UTARA – Aliansi Perlawanan Rakyat Luwu Raya menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 29 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WITA. 


Aksi ini mengusung tajuk “Aksi Deklarasi Perlawanan Rakyat Luwu” dengan agenda utama mendesak pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.


Berdasarkan seruan aksi yang beredar sejak dini hari, massa aksi direncanakan berkonsentrasi di Perbatasan Luwu–Luwu Utara (Kalotok), kemudian bergerak menuju Monumen Masamba Affair. Pergerakan massa dalam jumlah besar tersebut diperkirakan berdampak pada arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui.


Menjelang pelaksanaan aksi, Jenderal Lapangan (Jenlap) Tandi Bali bersama Wakil Jenderal Lapangan Reski Aldiansyah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat melalui surat edaran tertulis.


“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat serta para pengguna jalan apabila dalam pelaksanaan aksi nantinya berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, perlambatan arus lalu lintas, maupun aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Tandi Bali.


Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi rakyat yang dijamin oleh konstitusi, sekaligus menjadi ekspresi kolektif atas kegelisahan masyarakat terhadap berbagai ketidakadilan serta tuntutan keberpihakan kebijakan pemerintah kepada kepentingan rakyat Luwu Raya.


“Perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya bukanlah kepentingan segelintir kelompok, melainkan aspirasi historis dan kolektif masyarakat Luwu Raya yang telah lama diperjuangkan,” tambahnya.


Aliansi Perlawanan Rakyat Luwu Raya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi, mulai dari pemuda, pelajar, mahasiswa, petani, buruh, hingga masyarakat umum se-Luwu Raya, khususnya di wilayah Luwu Utara.


Dalam poster seruan aksi, sejumlah organisasi kemahasiswaan tercantum sebagai bagian dari aliansi, di antaranya HIKMAH Lutra, PEMILAR, PERMAHI, FKP Lutra, PMII, HMI, IMM, GMNI, LMND, serta organisasi lainnya.


Selain itu, panitia aksi turut mengundang konten kreator dan jurnalis untuk berperan aktif mendokumentasikan dan menyebarluaskan jalannya aksi sebagai bentuk kontrol sosial dan penguatan suara rakyat.


Aliansi menilai aksi deklarasi ini sebagai momentum konsolidasi rakyat Luwu Raya dalam memperjuangkan pemekaran wilayah demi pemerataan pembangunan dan keadilan regional. Dalam deklarasinya, aliansi juga mengajak seluruh masyarakat Luwu Raya untuk kembali turun serentak pada 5 Januari 2026 guna menggaungkan kembali perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya. (Kaisar)