Polantas Menyapa Mappatabe, Satlantas Polres Bone Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Polantas Menyapa Mappatabe, Satlantas Polres Bone Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Bersatu
12 Juni 2026

Satlantas Polres Bone Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas


BONE, Beritabersatu.com – Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone terus mengintensifkan upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polantas Menyapa Mappatabe. Kali ini, kegiatan edukasi dan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) menyasar para pelajar SD Kompleks Jeppe'e, Kabupaten Bone, Jumat (12/6/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Bone memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, mulai dari penggunaan perlengkapan keselamatan hingga kewajiban mematuhi rambu-rambu lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, mengatakan edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas.


“Para pelajar diberikan pemahaman mengenai keamanan berlalu lintas, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan dan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” ujar AKP Riyanda.


Ia menegaskan bahwa anak-anak usia sekolah dasar tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor maupun sepeda listrik di jalan raya karena berisiko terhadap keselamatan mereka.


“Kami juga menekankan secara tegas bahwa anak usia SD dilarang mengendarai sepeda motor konvensional maupun sepeda listrik di jalan raya demi keselamatan jiwa mereka,” katanya.


Selain memberikan edukasi keselamatan berkendara, personel Satlantas turut menyosialisasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), termasuk jenis-jenis pelanggaran yang dapat terekam kamera ETLE serta mekanisme penyelesaian pelanggaran tersebut.


Melalui pendekatan yang interaktif dan komunikatif, para siswa juga diingatkan untuk selalu mematuhi tata tertib sekolah serta menghindari aktivitas bermain atau berlarian di sekitar gerbang sekolah yang berbatasan langsung dengan jalan raya.


“Para pelajar diimbau untuk tetap mengikuti aturan sekolah dan tidak bermain di area gerbang sekolah yang berdekatan dengan jalan raya guna menghindari risiko kecelakaan,” tambahnya.


Kegiatan edukasi tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Mereka terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Melalui program ini, para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan harapan terciptanya generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan dan turut berperan aktif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta meninggalkan kesan positif bagi para pelajar yang mengikuti edukasi tersebut. (*)


Laporan : Suparman Warium