Ketua DPRD Sinjai Sidak Pembangunan Sekolah Rakyat -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Ketua DPRD Sinjai Sidak Pembangunan Sekolah Rakyat

Berita Bersatu
18 Juni 2026

Ketua DPRD Sinjai Sidak Pembangunan Sekolah Rakyat


BERITABERSATU.COM, SINJAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Tanassang, Kabupaten Sinjai, Jumat (19/6/2026). Langkah ini diambil guna merespons kekhawatiran terkait lambatnya progres proyek bernilai ratusan miliar tersebut menjelang berakhirnya masa kontrak.


Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, rombongan legislator meninjau langsung setiap sudut bangunan dan meminta kejelasan dari pihak manajemen serta penanggung jawab proyek.


Berdasarkan pemaparan pihak pelaksana, progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 2 ini baru menyentuh angka sekitar 80 persen. Fakta ini memicu sorotan tajam dari para wakil rakyat, mengingat masa kontrak pembangunan akan berakhir pada Sabtu, 20 Juni 2026—hanya berselang satu hari setelah sidak dilakukan.


Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, menyatakan pihaknya tidak ingin proyek strategis ini terbengkalai dan justru merugikan masyarakat.


"Setelah melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar penjelasan dari pihak pelaksana, kami menilai masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan. Dengan waktu yang tersisa, tentu ini menjadi perhatian bersama," ujar Andi Jusman di lokasi proyek.


Selain masalah sisa waktu yang sangat mepet, Andi Jusman juga menyoroti tantangan alam yang sedang dihadapi Kabupaten Sinjai belakangan ini. Curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut dinilai berpotensi besar menghambat percepatan pengerjaan fisik di lapangan.


Meski demikian, politisi tersebut meminta pihak kontraktor untuk tidak menjadikannya alasan dan tetap memaksimalkan segala sumber daya yang ada.


"Kita berharap pihak pelaksana dapat memaksimalkan sisa waktu yang ada agar pembangunan tidak mengalami keterlambatan yang terlalu jauh dari target yang telah ditetapkan," tegasnya.


Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan proyek sembarangan. Fasilitas pendidikan ini merupakan proyek strategis nasional di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan.


Walaupun memberikan catatan kritis dan rapor merah pada aspek ketepatan waktu, DPRD Sinjai menegaskan tetap mendukung penuh penyelesaian proyek ini. Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai sangat vital bagi masa depan generasi muda di Sinjai.


"Kami berharap pembangunan ini bisa segera rampung sehingga masyarakat, khususnya anak-anak yang akan menjadi peserta didik, dapat segera memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah," tutup Andi Jusman. (Ads)