Masyarakat Demo Depot Pertamina Karang-karangan, Soroti Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Masyarakat Demo Depot Pertamina Karang-karangan, Soroti Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi

Berita Bersatu
07 Mei 2026

 Aliansi Masyarakat Peduli Energi menggelar aksi unjuk rasa di depan Depot Pertamina Karang-karangan, Kabupaten Luwu



BERITABERSATU.COM, LUWU — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Energi menggelar aksi unjuk rasa di depan Depot Pertamina Karang-karangan, Kabupaten Luwu, Kamis (7/5/2026). 


Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik pelangsiran dan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di SPBU 74-929.05 Bungadidi, Kecamatan Tanah Lili, Kabupaten Luwu Utara.


Dalam aksi tersebut, massa secara bergantian menyampaikan orasi serta membentangkan spanduk tuntutan. Mereka menilai distribusi BBM subsidi seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat kecil, khususnya petani dan nelayan, namun diduga dimanfaatkan oleh oknum pelangsir dan penimbun BBM.


Koordinator lapangan aksi, Reski Halim, menyebut persoalan tersebut bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan diduga telah mengarah pada praktik mafia distribusi energi yang merugikan masyarakat luas.


“Di tengah masyarakat kesulitan mendapatkan solar, justru muncul dugaan praktik pelangsiran yang berlangsung terang-terangan. Ini bukan hanya soal antrean BBM, tetapi soal hak rakyat yang diduga dirampas oleh kepentingan segelintir pihak,” tegas Reski dalam orasinya.


Aliansi juga menyoroti kondisi krisis energi global yang dipengaruhi konflik geopolitik dan perang di kawasan Timur Tengah. Menurut mereka, situasi tersebut berdampak pada stabilitas pasokan energi dunia hingga distribusi BBM di berbagai negara, termasuk Indonesia.


Dalam kajian strategis yang dibacakan saat aksi, massa menilai pemerintah pusat tengah berupaya menjaga ketahanan energi nasional melalui kebijakan pengawasan subsidi dan distribusi tepat sasaran. Namun, upaya tersebut dinilai tidak akan efektif apabila di daerah masih terjadi dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.


“Negara sedang berjuang menjaga stabilitas energi di tengah tekanan global. Presiden berbicara soal efisiensi dan penghematan energi untuk menyelamatkan ekonomi rakyat. Tapi di daerah malah muncul dugaan praktik pelangsiran dan permainan distribusi BBM subsidi. Ini bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat,” lanjutnya.


Dalam tuntutannya, massa mendesak Pertamina Patra Niaga melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi BBM subsidi di wilayah Luwu Utara. Mereka juga meminta sanksi tegas hingga pencabutan kerja sama operasional terhadap SPBU 74-929.05 Bungadidi apabila terbukti terlibat dalam praktik pelangsiran dan penyalahgunaan BBM subsidi.


Selain itu, massa meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan terhadap dugaan penimbunan dan distribusi ilegal BBM subsidi yang dinilai merugikan masyarakat kecil.


Aliansi mengaku memiliki sejumlah barang bukti berupa video aktivitas pelangsiran solar subsidi yang diduga ditimbun untuk diperjualbelikan kembali kepada pihak tertentu dengan harga lebih murah di luar mekanisme BBM industri.


Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib hingga selesai. Hingga aksi berakhir, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun pengelola SPBU terkait tudingan yang disampaikan massa aksi. (Kaisar