![]() |
| Komisi 3 DPRD Kabupaten Pinrang melakukan kunjungan kerja ke PLN dalam rangka penataan infrastruktur daerah |
BERITABERSATU.COM, PINRANG — PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah dan pemerataan akses energi. Kali ini, PLN berkolaborasi aktif dengan Komisi 3 DPRD Kabupaten Pinrang guna menyelaraskan penataan estetika kota sekaligus mempercepat progres kelistrikan di kawasan pedesaan.
Sinergi kuat ini mengemuka dalam kunjungan kerja (kunker) Komisi 3 DPRD Pinrang yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 3, Supardi, didampingi Anggota Komisi 3, Hasnur Asikin, dan Abdul Halim.
Dalam agenda kunker tersebut, fokus utama tertuju pada rencana perbaikan trotoar di kawasan Jalan Lasinrang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang. Agar proyek Pemkab ini berjalan efisien, DPRD Pinrang berharap PLN dapat mengambil peran dalam peremajaan infrastruktur kelistrikan di lokasi tersebut.
"Kami berharap PT PLN (Persero) dapat berkontribusi dalam penggantian sekitar 10 batang tiang listrik besi di lokasi ini. Tujuannya agar pengerjaan trotoar dan pembenahan tiang bisa berjalan beriringan tanpa harus bongkar-pasang di kemudian hari," ujar Anggota Komisi 3 DPRD Pinrang, Hasnur Asikin.
Selain peremajaan tiang, Komisi 3 juga membawa aspirasi masyarakat terkait estetika kota. PLN diminta untuk merapikan kabel yang semrawut dengan memindahkan jaringan listrik Tegangan Rendah (TR) dari tiang lama ke tiang Tegangan Menengah (TM) yang baru. Langkah ini dinilai krusial agar tiang TR yang usang bisa segera dicabut dan tidak mengganggu jalannya proyek trotoar.
Tidak hanya fokus pada estetika wilayah perkotaan, pertemuan intensif ini juga membahas pemenuhan hak energi bagi masyarakat di pelosok daerah, khususnya di Dusun Tubo, Desa Sali-Sali.
PLN dan DPRD Pinrang berkomitmen mengawal bersama progres pembangunan jaringan listrik desa guna memastikan seluruh masyarakat Pinrang dapat menikmati akses listrik yang merata.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pinrang, Dadang, menjelaskan bahwa proyek strategis kelistrikan di Desa Sali-Sali kini telah dilimpahkan ke PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Selatan untuk segera ditindaklanjuti.
Meski demikian, Dadang menyebutkan ada tahapan regulasi yang saat ini sedang diproses demi kelancaran pembangunan di lapangan.
"Untuk pembangunan jaringan listrik desa di Desa Sali-Sali, saat ini kami sedang menunggu izin dari Dinas Kehutanan. Hal ini dikarenakan lokasi yang akan dialiri listrik masuk dalam kawasan hutan. Begitu izin rampung, PLN siap bergerak cepat," tutur Dadang.
Lewat koordinasi yang berjalan hangat dan produktif ini, sinergi antara PLN dan DPRD Pinrang diharapkan mampu membawa perubahan wajah kota yang lebih rapi sekaligus mewujudkan "Pinrang Terang" hingga ke pelosok desa. (**)


