![]() |
| Bahaya Bermain Ponsel Saat Sedang Mengisi Daya, Mitos atau Fakta? |
PINRANG, BB – Menggunakan ponsel sambil mengisi daya merupakan kebiasaan yang cukup umum di masyarakat. Aktivitas seperti membalas pesan, menonton video, bermain gim, hingga melakukan panggilan telepon sering kali tetap dilakukan meskipun perangkat sedang terhubung ke charger.
Meski terlihat sepele, penggunaan ponsel saat proses pengisian daya perlu dilakukan dengan bijak. Kesalahan penggunaan atau penggunaan perangkat yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko gangguan pada perangkat maupun keselamatan pengguna.
Apakah Bermain Ponsel Saat Di-Charge Berbahaya?
Secara umum, ponsel modern telah dirancang dengan berbagai sistem pengamanan yang memungkinkan perangkat tetap digunakan saat proses pengisian daya berlangsung. Namun, risiko dapat muncul apabila terdapat kerusakan pada charger, kabel pengisi daya, stop kontak, atau baterai ponsel itu sendiri.
Masalah yang paling sering terjadi adalah peningkatan suhu perangkat. Ketika ponsel digunakan untuk aktivitas berat seperti bermain gim atau streaming video sambil diisi daya, baterai dan prosesor bekerja lebih keras sehingga menghasilkan panas yang lebih tinggi.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, kinerja baterai dapat menurun lebih cepat dan umur pakainya menjadi lebih pendek.
Risiko Penggunaan Charger Tidak Standar
Salah satu faktor yang paling berbahaya bukanlah aktivitas menggunakan ponsel saat diisi daya, melainkan penggunaan charger dan kabel yang tidak memenuhi standar keamanan.
Charger palsu, rusak, atau tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan arus listrik tidak stabil. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut dapat menimbulkan panas berlebih, kerusakan perangkat, hingga risiko sengatan listrik.
Oleh karena itu, pengguna disarankan menggunakan charger asli atau produk yang telah memenuhi standar keamanan yang berlaku.
Waspadai Stop Kontak dan Kabel yang Rusak
Selain perangkat pengisi daya, kondisi instalasi listrik juga perlu diperhatikan. Stop kontak yang longgar, kabel terkelupas, atau terminal listrik yang terlalu banyak digunakan dapat meningkatkan risiko gangguan listrik.
Jika ditemukan tanda-tanda seperti charger terasa sangat panas, muncul bau terbakar, percikan listrik, atau suara mendesis saat pengisian daya, segera hentikan penggunaan dan lakukan pemeriksaan.
Hindari Mengisi Daya di Tempat yang Tidak Aman
Keselamatan juga perlu diperhatikan saat memilih lokasi pengisian daya. Mengisi daya ponsel di atas kasur, bantal, sofa, atau tempat yang sulit melepaskan panas dapat menyebabkan suhu perangkat meningkat.
Disarankan untuk meletakkan ponsel pada permukaan yang datar dan memiliki sirkulasi udara yang baik selama proses pengisian daya berlangsung.
Tips Aman Menggunakan Ponsel Saat Charging
Untuk mengurangi risiko dan menjaga umur perangkat, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:
* Gunakan charger dan kabel yang sesuai standar.
* Hindari penggunaan ponsel untuk aktivitas berat saat pengisian daya.
* Jangan menggunakan charger yang rusak atau sudah aus.
* Pastikan stop kontak dalam kondisi baik.
* Hindari mengisi daya di tempat yang panas atau tertutup.
* Cabut charger apabila sudah tidak digunakan.
Keselamatan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana
Ponsel telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan yang aman tetap perlu menjadi perhatian setiap pengguna.
Bermain ponsel saat sedang mengisi daya tidak selalu berbahaya apabila perangkat, charger, dan instalasi listrik berada dalam kondisi baik. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghindari risiko yang dapat mengganggu keselamatan maupun merusak perangkat.
Dengan memahami cara penggunaan yang benar, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara nyaman sekaligus menjaga keamanan dalam penggunaan energi listrik sehari-hari. (**)


